MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengajak Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) mengambil peran strategis sebagai pelopor pencegahan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Ajakan itu disampaikan saat pelantikan Pengurus KAKAMMI Sumut periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan kegiatan Halalbihalal di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Minggu, 19 April 2026.
Baca Juga: Kemnaker Dorong Disabilitas Jadi Wirausaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja Surya menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan sekadar isu hukum, melainkan juga menyangkut aspek moral, sosial, dan kemanusiaan.
Karena itu, ia menilai dibutuhkan pendekatan komprehensif melalui edukasi, pembinaan, dan gerakan sosial yang berkelanjutan.
"KAKAMMI harus menjadi kekuatan pelopor dalam memperkuat generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Melalui edukasi, pembinaan, dan gerakan sosial, kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, kuat, dan bebas dari narkoba," ujar Surya.
Ia juga menyoroti tantangan era digital yang kian kompleks, mulai dari derasnya arus informasi hingga krisis identitas yang berpotensi memengaruhi generasi muda.
Dalam situasi tersebut, organisasi kemasyarakatan seperti KAKAMMI diharapkan mampu berperan dalam pembentukan karakter yang berintegritas.
"Kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual," katanya.
Surya meminta pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah secara bertanggung jawab serta menjadikannya ruang untuk berkolaborasi dan memberi solusi atas persoalan masyarakat.
"Kami mengajak KAKAMMI untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Sumatera Utara yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Nasional KAKAMMI, Deni Priyanto, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan bangsa.