MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sumut memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pelaku usaha naik kelas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.
Ajakan itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi jajaran DPW Gekrafs Sumut di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat, 17 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas sinergi strategis antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan sektor usaha berbasis kreativitas.
Baca Juga: Diskominfo Sumut dan LPS Kolaborasi Perkuat Literasi Keuangan, Fokus Cegah Pinjol Ilegal dan Judol Bobby Nasution menilai pengembangan ekonomi kreatif merupakan tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi seperti Gekrafs.
"Mengenai ekonomi kreatif ini merupakan tantangan kita bersama. Peran organisasi akan sangat membantu pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara," kata Bobby Nasution.
Ia juga mendorong agar Gekrafs tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga menghadirkan edukasi dan kajian yang berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
"Kita harapkan ke depan terdapat edukasi atau kajian mengenai ekonomi kreatif yang dapat berdampak pada masyarakat luas," ujarnya.
Lebih jauh, Bobby Nasution mengajak Gekrafs untuk terlibat dalam pembinaan produk lokal dan pelaku usaha kecil agar dapat berkembang dan naik kelas melalui penguatan kapasitas dan jejaring pasar.
"Yok, kita bareng berkolaborasi untuk mendorong produk dan pelaku usaha di Sumut agar terus maju," kata dia.
Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sumut Fadhullah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Ia juga mengundang Gubernur Bobby Nasution untuk hadir dalam pengukuhan pengurus DPW Gekrafs Sumut yang dijadwalkan pada 20 April 2026.
"Gekrafs berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan Sumatera Utara," ujar Fadhullah.*