MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara mengenai viralnya siswa SMP di Kota Medan yang nekat menyeberangi pipa di atas Sungai Deli demi berangkat ke sekolah.
Rico mengaku jalur tersebut bukan hal baru, bahkan ia menyebut pernah melintasi rute yang sama saat masih sekolah.
"Sudah lama jadi jalan pintas. Dulu saya juga lewat situ karena lebih dekat," kata Rico di Balai Kota Medan, Kamis, 16 April 2026.
Baca Juga: Lantik 76 Pejabat Pemko Medan, Rico Waas Warning: 6 Bulan Tanpa Hasil, Siap Dievaluasi! Meski demikian, Rico menegaskan pemerintah kota akan segera mencari solusi atas kondisi tersebut.
Lokasi penyeberangan itu diketahui berada di atas aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), sehingga perlu koordinasi lintas pihak untuk penanganannya.
"Segera kita koordinasikan, apakah bisa dibangun jembatan atau dicarikan jalur lain yang lebih aman dan tetap efisien," ujarnya.
Rico menambahkan, rencana pembangunan jembatan alternatif masih dalam tahap kajian.
Pemerintah Kota Medan, kata dia, perlu menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebelum memutuskan pembangunan infrastruktur baru.
"Tentu menjadi atensi kita. Kalau mau dibangun dari awal kita mesti punya DED-nya dulu," kata dia.
Sebelumnya, sejumlah siswa SMP di Medan Maimun terpaksa melintasi pipa air di atas Sungai Deli karena tidak tersedianya jembatan penghubung.
Jalur tersebut menjadi akses tercepat menuju sekolah di kawasan Medan Polonia.
Para siswa mengaku harus menyeberangi pipa karena jika mengambil jalur alternatif, jarak tempuh menjadi lebih jauh dan memakan biaya transportasi lebih besar.