BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengajak insan pers memperkuat kolaborasi dalam pemberitaan isu kebencanaan di daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan seminar nasional di Hotel Ayani, Banda Aceh, Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa) bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (LUKW UMJ) itu mengangkat tema "Membangkitkan Ekosistem Bisnis Perusahaan Media di Provinsi Aceh Pasca Bencana Hidrometeorologi".
Baca Juga: Pemkab Asahan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumut, Tekankan Kolaborasi Pembangunan Dalam forum tersebut, Fadhlullah hadir sebagai narasumber dan berdialog dengan peserta UKW, termasuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait penanganan bencana di Aceh.
Diskusi itu sekaligus menjadi bagian dari proses penilaian kompetensi wartawan oleh tim penguji.
Fadhlullah menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang, terutama pada situasi kebencanaan yang kerap terjadi di Aceh.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah dan media menjadi elemen penting dalam memperkuat mitigasi dan penanganan bencana.
Ia meminta wartawan tetap aktif mengawal isu kebencanaan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam penyampaian informasi publik.
Hubungan yang sehat antara pemerintah dan media, kata dia, akan mendukung pembangunan Aceh secara lebih efektif.
"Kita ingin terus bekerja sama. Mari kita lari bersama, tapi tidak saling mendahului. Boleh tajam, tapi tidak saling melukai. Mari berkolaborasi dengan pemerintah, insya Allah kita wujudkan Aceh yang lebih baik ke depan," ujar Fadhlullah.
Di akhir kegiatan, Fadhlullah menerima piagam penghargaan dari AMSI Aceh sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasinya dalam pelaksanaan UKW dan seminar nasional tersebut.*