MEDAN – Program Rabu Walk-In Interview yang digagas Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan terbukti membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan secara lebih cepat.
Sejumlah peserta mengaku berhasil terserap di dunia kerja setelah mengikuti program tersebut.
Salah satunya adalah Ruth Rafena Surbakti, lulusan D3 Laboratorium Poltekkes Medan tahun 2025, yang kini bekerja di laboratorium sebuah rumah sakit di Kota Medan.
Baca Juga: HUT ke-78 Sumut, Wali Kota Medan Rico Waas Tekankan Kekompakan Antarwilayah untuk Pembangunan Merata Ia mengaku sempat berkali-kali melamar pekerjaan tanpa hasil sebelum mengikuti program tersebut.
"Saya sangat senang dan bersyukur. Sebelum mengetahui program ini, saya sudah melamar ke berbagai rumah sakit tetapi tidak ada panggilan," kata Ruth di Rumah Sakit Hermina Medan, Selasa, 14 April 2026.
Ia mengetahui program tersebut melalui media sosial Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.
Ruth kemudian mendaftar melalui aplikasi Sistem Informasi Terpadu Tenaga Kerja (Siduta) sebelum mengikuti sesi wawancara langsung.
"Prosesnya sangat mudah. Saya daftar dari rumah, lalu datang wawancara dan langsung diterima bekerja," ujarnya.
Ruth menilai program ini sangat membantu, terutama bagi lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja. Ia juga mengajak pencari kerja lain untuk memanfaatkan program tersebut.
"Sebagai fresh graduate program ini sangat membantu saya mendapatkan pekerjaan," kata dia.
Hal senada disampaikan Listaria Simandalahi, lulusan D3 Institut Kesehatan Helvetia, yang kini bekerja sebagai tenaga teknis kefarmasian di Rumah Sakit Hermina Medan.
Ia mengaku proses rekrutmen berlangsung cepat setelah mengikuti wawancara di Mal Pelayanan Publik Kota Medan.