TAPANULI TENGAH — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meluapkan kemarahan kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, saat meninjau proyek tanggul dan sabo dam di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin, 13 April 2026.
Kemarahan itu dipicu lambatnya proses pembebasan lahan yang menghambat pengerjaan proyek pengendali banjir.
Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, mengatakan keterlambatan tersebut terjadi karena proses sosialisasi dan pembebasan lahan kepada warga belum berjalan optimal di tingkat kabupaten.
Baca Juga: Akui Kinerja Pemkab Tapteng Belum Optimal dalam Penanganan Pascabencana, Bupati Masinton: Ini Kesalahan Saya "Pak gubernur marah karena pekerjaan yang dilakukan BBWS belum bisa dikerjakan karena pembebasan lahan dan sosialisasi ke warga belum tuntas," kata Gibson, Selasa, 14 April 2026.
Proyek tanggul dan sabo dam tersebut dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai sebagai upaya mitigasi banjir yang kerap melanda wilayah Tukka.
Namun, pelaksanaannya terkendala persoalan lahan yang belum seluruhnya diselesaikan pemerintah daerah.
Gibson menjelaskan, pemerintah provinsi mendorong percepatan pembangunan tanggul, namun proses komunikasi dengan warga terdampak harus dilakukan oleh pemerintah kabupaten, termasuk memberikan penjelasan manfaat proyek serta opsi solusi bagi warga yang keberatan, seperti penyediaan hunian tetap (huntap).
Sebelumnya, dalam kunjungan lapangan yang terekam dalam video yang beredar, Bobby Nasution terlihat menegur keras Camat Tukka terkait lambatnya progres proyek.
Dalam video tersebut, ia menyinggung lambatnya penanganan di Tapanuli Tengah dibandingkan daerah lain di Sumatera Utara.
"Daerah kau paling lambat," ujar Bobby dalam potongan video tersebut.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah provinsi telah memperjuangkan anggaran besar untuk penanganan pascabencana, namun pelaksanaan di lapangan tidak berjalan optimal.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu terlihat berada di lokasi saat perdebatan berlangsung, mendampingi jalannya peninjauan proyek.*