TAPANULI TENGAH — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengingatkan penanggung jawab proyek tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, agar mempercepat pengerjaan guna mengantisipasi banjir susulan.
Pernyataan itu disampaikan saat Bobby meninjau langsung pembangunan di Desa Hutanabolon, Senin, 13 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan pihak pelaksana dari Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas PUPR Sumatera Utara, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Baca Juga: Bobby Nasution Turun Langsung, Minta Tanggul Sungai Badiri Segera Rampung: Jangan Lama-lama! "Kalau ini tidak cepat selesai, dampaknya akan dirasakan masyarakat. Maka semua pihak harus saling mendukung, termasuk menyelesaikan kendala administrasi," kata Bobby di lokasi.
Ia menegaskan, persoalan lahan telah dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional sehingga tidak menjadi penghambat utama.
Bobby meminta adanya progres signifikan dalam waktu sepekan.
Peninjauan dilakukan di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Dari atas timbunan tanggul, Bobby menyaksikan langsung peningkatan debit air Sungai Tukka yang terjadi dalam waktu singkat.
Kondisi ini dinilai berisiko tinggi, mengingat wilayah tersebut telah tiga kali dilanda banjir bandang sejak November 2025 hingga Februari 2026.
"Jangan sampai pekerjaan ini berulang dari awal karena tanggul rusak lagi. Anggaran sudah ada, jadi tidak ada alasan untuk menunda," ujarnya.
Bobby juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam percepatan pemulihan pascabencana, termasuk keterlibatan TNI dan sektor swasta.
Ia meminta pemerintah kabupaten turut aktif mendukung percepatan pengerjaan.