MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Medan Maluku Bersatu (MMB) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin, 13 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas rencana pengukuhan organisasi sekaligus peluang sinergi program kerja dengan Pemerintah Kota Medan.
Dalam pertemuan itu, Rico menekankan pentingnya legalitas organisasi sebagai dasar penguatan kelembagaan.
Baca Juga: Wali Kota Medan Sambut Positif Pembangunan Gedung Karya Pastoral Gereja Katolik Santo Yosef Gedung Johor Ia meminta MMB segera mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum dan HAM serta tercatat di Badan Kesbangpol.
"Saya menyarankan agar MMB segera mendaftarkan diri ke Kemenkumham dan terdata di Kesbangpol. Legalitas yang jelas akan memberikan kekuatan hukum dan memudahkan sinergi ke depannya," kata Rico.
Rico juga menyoroti keberadaan sejumlah organisasi masyarakat asal Maluku di Medan.
Ia berharap MMB hadir dengan peran yang berbeda dan tidak tumpang tindih dengan organisasi yang sudah ada.
Menurut dia, Medan Maluku Bersatu harus menjadi wadah yang bersifat melengkapi serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
"MMB harus menunjukkan perbedaan peran dan kontribusi, baik sebagai organisasi yang menyatukan maupun melengkapi yang sudah ada," ujarnya.
Sementara itu, Ketua MMB Fitri Noya menyampaikan bahwa organisasi tersebut berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah peringatan Hari Pattimura pada 15 Mei mendatang.
Ia mengatakan, MMB akan menggelar sejumlah kegiatan sosial seperti bakti sosial, gotong royong, hingga layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan USG bagi ibu hamil.