MEDAN - Ajang balap mobil Sprint Rally 2026 Seri 1 Sumatera Utara yang digelar di Sport Centre Sumatera Utara pada 11–12 April 2026 berlangsung meriah dengan partisipasi 51 pereli dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menyedot ribuan penonton dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor pariwisata dan usaha lokal.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Mahfullah Daulay, mengatakan event tersebut memberikan efek berganda terhadap ekonomi daerah, mulai dari tingkat hunian hotel, usaha kuliner, hingga pelaku UMKM.
Baca Juga: Halalbihalal Akbar Masyarakat Melayu Indonesia, Wagub Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman "Dampaknya luar biasa, hotel ramai, tempat makan, UMKM juga mendapat banyak pengunjung. Event ini sukses dan memberikan efek positif," ujar Mahfullah usai seremoni penyerahan trofi di Sport Centre Sumut, Minggu, 12 April 2026.
Menurut dia, Sprint Rally menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan wisata berbasis olahraga atau sport tourism.
Ia menyebut Sumatera Utara juga akan menjadi tuan rumah sejumlah event olahraga berskala besar dalam waktu dekat, termasuk turnamen sepak bola internasional.
"Ini salah satu program untuk meningkatkan kunjungan dari luar daerah melalui sport tourism. Bulan Juni kita juga jadi tuan rumah AFF U-19," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama gelaran berlangsung.
Ivan, warga Kota Binjai, mengaku senang bisa menyaksikan langsung ajang balap nasional tersebut yang dibuka gratis untuk publik.
"Seru, bisa lihat langsung mobil balap dari dekat, gratis pula," ujarnya.
Pada seri pembuka ini, pasangan Ryan Nirwan bersama navigator Adi Indiarto keluar sebagai juara pertama.
Posisi kedua diraih M. Fahrezi Fadh bersama Respati Adhi, sementara peringkat ketiga ditempati Dypo Fitramadhan dan M. Redwan.*