MEDAN - Wakil Gubernur Sumut Surya mengajak masyarakat Melayu Indonesia untuk memperkuat silaturahmi serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman bangsa.
Ia menegaskan bahwa persaudaraan perlu dirawat, sementara perbedaan harus dirangkul sebagai kekuatan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Halalbihalal Akbar Masyarakat Melayu Indonesia di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, Minggu, 12 April 2026.
Baca Juga: Rifani Putri Azani Lubis Siap ke Grand Final Miss Hijab Sumut 2026, Ini Pesan Wali Kota Medan Kegiatan ini mengusung tema "Melalui Semangat Idulfitri Kita Rajut Persaudaraan Indonesia dalam Bingkai Keberagaman".
"Momentum Idulfitri mengajarkan kita untuk kembali kepada kesucian hati dan mempererat tali silaturahmi. Halalbihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga ruang untuk menyatukan langkah dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis," ujar Surya.
Ia mengapresiasi organisasi Melayu seperti PB MABMI, PB ISMI, dan PB GAMI yang menjadi penggagas kegiatan tersebut.
Menurutnya, masyarakat Melayu memiliki peran historis penting di Sumatera Utara melalui nilai kearifan lokal yang menjunjung adat dan kesantunan.
Surya juga menegaskan bahwa Sumatera Utara merupakan rumah besar bagi berbagai suku dan agama.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, akademisi, dan generasi muda Melayu, diharapkan berperan aktif menjaga nilai budaya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Sejalan dengan visi Kolaborasi Sumut Berkah, kita perlu menjaga budaya sekaligus bergerak maju mengikuti perubahan," katanya.
Sementara itu, perwakilan perhimpunan organisasi Melayu, OK Saidin, menyampaikan bahwa keberagaman Indonesia merupakan anugerah yang dipersatukan oleh Pancasila.
Ia menilai perbedaan harus menjadi kekuatan dalam pembangunan bangsa.