TANJUNGBALAI — Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina membuka secara resmi kegiatan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungbalai tahun 2026 yang digelar di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis, 9 April 2026.
Dalam sambutannya, Fadly menegaskan bahwa seleksi Paskibraka tidak hanya menilai kemampuan fisik, tetapi juga mental, integritas, serta jiwa kepemimpinan para peserta.
Ia menyebut, para peserta yang mengikuti seleksi merupakan generasi muda terpilih yang memiliki mimpi besar untuk mengibarkan Sang Merah Putih dan mengharumkan nama daerah.
Baca Juga: Pemkab Asahan Percepat Transformasi Digital Pendidikan, Fokus Tingkatkan Kualitas Guru "Menjadi Paskibraka bukan sekadar mengibarkan bendera, tetapi proses pembentukan kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter kepemimpinan," ujarnya.
Fadly menambahkan, tidak semua peserta akan terpilih menjadi anggota Paskibraka.
Hanya mereka yang paling disiplin, tangguh, dan memiliki integritas tinggi yang akan lolos dalam proses seleksi.
Ia juga berpesan kepada panitia dan tim pelatih agar menjalankan proses seleksi secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab dalam memilih peserta terbaik.
"Saya titipkan amanah besar ini. Pilihlah yang bukan hanya kuat fisiknya, tetapi juga kokoh karakter dan integritasnya," katanya.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 259 siswa mendaftar dalam seleksi Paskibraka Tanjungbalai 2026, terdiri dari 118 laki-laki dan 141 perempuan.
Setelah seleksi administrasi, 143 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahap berikutnya.
Dari jumlah tersebut, akan dipilih 45 anggota Paskibraka Kota Tanjungbalai, terdiri dari 25 laki-laki dan 20 perempuan.
Selain itu, dua peserta terbaik akan mewakili Kota Tanjungbalai di tingkat Provinsi Sumatera Utara.