MANDAILING NATAL — Ribuan masyarakat Mandailing Natal menghadiri halalbihalal dan tabligh akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) di Masjid Jamik Diyaul Islam, Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (8/4/2026).
Bupati H. Saipullah Nasution dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Madina untuk lebih sering menggelar kegiatan berbasis keagamaan.
"Selain untuk meningkatkan spiritualitas, pendekatan berbasis keagamaan juga bisa dimanfaatkan untuk menekan kenakalan remaja. Salah satunya melalui tabligh akbar dan bersalawat, karena remaja adalah benteng utama dalam lingkungan masyarakat," ujar Saipullah.
Baca Juga: Heboh Isu Pemakzulan Dirinya, Begini Respons Presiden Prabowo Bupati Saipullah juga meminta peran aktif masyarakat dalam pengawasan penyalahgunaan narkoba dan aksi kriminalitas yang masih menyasar anak-anak dan remaja.
"Peredaran narkoba dan aksi pencurian masih saja terjadi meski Polri, TNI, dan Satpol PP terus melakukan razia," katanya.
Selain itu, masyarakat diminta memantau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar hak penerima manfaat tersalurkan tepat sasaran.
Menurut Bupati, pengawasan ini penting agar program pemerintah pusat berjalan efektif dan bermanfaat.
Bupati juga mengingatkan warga untuk menjaga keselamatan di masa kemarau, termasuk kewaspadaan terhadap kebakaran dan penggunaan perangkat elektronik.
Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat:
"Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di bulan Syawal ini kita dapat terus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz H. Salman Ahmad Nasution menyampaikan ceramah mengenai keutamaan dan manfaat berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian memandu ribuan jemaah berselawat secara khidmat.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Pj. Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, para asisten dan kepala OPD, para camat, serta tokoh masyarakat.*