MEDAN — Sulaiman Harahap, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, menekankan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) terus mengembangkan kompetensi guna mewujudkan profesionalisme sebagai abdi negara.
Hal tersebut disampaikan Sulaiman saat memaparkan materi pada webinar Pembelajaran Batch IV Golongan III dan II bagi ASN yang diselenggarakan BPSDM Sumut, Rabu (8/4/2026), dari Ruang Kerja Sekdaprov, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan.
Sulaiman memaparkan, pada 2024 indeks kinerja PNS tertinggi secara global diraih Singapura dengan nilai 0,85, sementara Indonesia berada di peringkat 38 dengan nilai 0,61.
Baca Juga: TP PKK Sumut Gelar Halalbihalal Idulfitri, Kahiyang Ayu Tegaskan Perkuat Silaturahmi dan Kekompakan Pengurus Indeks ini mencerminkan efisiensi, transparansi, dan efektivitas birokrasi.
"Indeks Profesionalitas ASN menjadi standar evaluasi yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, dan sosio-kultural. Kompetensi teknis diukur dari pendidikan, pelatihan, dan pengalaman, sementara manajerial dari pelatihan struktural dan kepemimpinan. Kompetensi sosio-kultural menilai pengalaman kerja di masyarakat majemuk, wawasan kebangsaan, integritas, dan netralitas politik," jelasnya.
Ia juga mengingatkan tantangan ASN saat ini, termasuk disrupsi teknologi, meningkatnya ekspektasi publik, kompleksitas regulasi, dan tuntutan efisiensi.
"Profesionalisme ASN bukan sekadar regulasi, tetapi panggilan moral untuk melayani rakyat dengan kapasitas dan integritas penuh. Bangsa yang besar dibangun oleh birokrasi yang kompeten, bersih, dan berorientasi pada hasil nyata. Mulailah dari diri sendiri. Mulailah hari ini," pungkas Sulaiman.*
(ad)