MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) bukan sekadar organisasi profesi, melainkan sebuah keluarga yang menjadi wadah berbagi dan menjaga nilai pengabdian.
Hal itu disampaikan Rico saat menghadiri acara Halal Bihalal IKAPTK Kota Medan 2026 yang digelar di Gedung PKK Kota Medan, Selasa (7/4/2026) malam.
"Berbahagialah kita punya komunitas, karena di situlah terjalin ikatan batiniah. IKAPTK bukan sekadar organisasi, tapi keluarga tempat berbagi cerita," ujar Rico.
Baca Juga: Halal Bihalal IKAPTK Medan 2026: Wali Kota Rico Waas Tekankan Silaturahmi dan Pengabdian Dalam kesempatan tersebut, Rico juga menyoroti kapasitas para alumni kepamongprajaan yang dinilai memiliki pengalaman luas di berbagai sektor pemerintahan.
"Kalau masyarakat ingin tahu soal pemerintahan, mulai dari capil, perizinan, hingga sektor sosial, banyak alumni IKAPTK yang sudah berpengalaman di bidang tersebut," katanya.
Rico mengingatkan pentingnya menjaga fungsi sosial organisasi. Ia meminta anggota IKAPTK tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga hadir ketika sesama anggota menghadapi kesulitan.
"Jangan hanya hadir saat senang. Kalau ada yang susah atau sakit, kita harus peduli. Itulah arti keluarga yang sebenarnya," tegasnya.
Dalam acara yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman itu, Rico juga mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari keluarga besar IKAPTK, meski tidak berasal dari latar belakang pendidikan kepamongprajaan.
"Dari banyak pin yang saya pakai, pin kepamongprajaan ini yang paling saya banggakan. Ini kehormatan besar bagi saya," ucapnya.
Rico menutup sambutannya dengan pesan agar seluruh alumni tetap bekerja dengan ikhlas dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Penasehat IKAPTK Kota Medan Muslim mendorong agar organisasi tersebut lebih aktif dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
"Harus ada kegiatan rutin setiap bulan yang memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.