BATU BARA, SUMATERA UTARA– Warga Kecamatan Talawi kini dilanda keresahan akibat sampah yang tidak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan selama berhari-hari.
Tumpukan sampah yang semakin menggunung menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan serta lingkungan sekitar, senin,6/4/2026.
Baca Juga: Dapatkan Modal Usaha hingga Rp500 Juta! KUR BNI 2026 Tawarkan Cicilan Fleksibel untuk UMKM Keluhan tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Salah satu pengusaha di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa limbah usahanya berupa potongan kaca telah berminggu-minggu tidak diangkut.
"Biasanya tidak pernah seperti ini. Sampah rutin diangkut, tapi sekarang kok lain, sudah berminggu-minggu bekas potongan kaca kami tidak diambil," ujarnya dengan nada kecewa.
Menurutnya, selama ini pihaknya telah berupaya mengelola limbah dengan baik dan aman agar tidak membahayakan lingkungan. Namun karena tidak adanya kepastian jadwal pengangkutan, limbah kaca tersebut kini menumpuk dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Merasa tidak mendapatkan kepastian layanan, masyarakat akhirnya mengambil langkah resmi dengan menyurati Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta DPRD Kabupaten Batu Bara. Surat tersebut berisi keluhan sekaligus permintaan agar pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan solusi konkret terkait persoalan pengangkutan sampah ini.
Warga berharap pelayanan pengelolaan sampah dapat segera kembali normal seperti sebelumnya, mengingat persoalan ini menyangkut kepentingan umum dan kesehatan masyarakat luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara terkait keterlambatan pengangkutan sampah di Kecamatan Talawi.*
(dh)