TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungbalai serta Kabupaten Asahan menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) film The Hostage's Hero di Bioskop XXI Irian Kisaran, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini diadakan dengan tujuan mempererat sinergitas antar unsur pimpinan daerah, serta sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat.
Film The Hostage's Hero mengangkat kisah nyata tentang operasi heroik pembebasan sandera dari kapal tanker MT. Pematang yang dibajak di Selat Malaka pada tahun 2004.
Baca Juga: Pemkot Tanjungbalai Fokus Tekan Stunting, Wakil Wali Kota Lakukan Monitoring Program MBG di Posyandu Asoka Operasi pembebasan tersebut dipimpin oleh Laksamana TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman yang saat itu masih berpangkat Letkol Laut (P), yang berhasil menyelamatkan 36 awak kapal dari ancaman pembajakan bersenjata.
Dalam pembuatan film ini, TNI Angkatan Laut memberikan dukungan penuh, dengan melibatkan sejumlah personel aktif, serta alutsista (alat utama sistem senjata) yang digunakan untuk meningkatkan realisme cerita.
Pihak-pihak yang terlibat, seperti Kolonel Juang Pawana dan Kolonel Anugerah Auliadi, turut berperan dalam penguatan elemen-elemen cerita berdasarkan kejadian nyata.
Dalam sambutannya, Achmad Taufiqoerrochman menegaskan bahwa keberhasilan operasi pembebasan sandera tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga oleh niat tulus dalam menjalankan tugas demi keselamatan banyak orang.
Film ini mengandung nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan pengabdian yang dapat menginspirasi generasi penerus bangsa.
Acara nobar ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah baik dari Kota Tanjungbalai maupun Kabupaten Asahan.
Di antaranya, Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Asahan, serta perwakilan dari berbagai lembaga dan instansi, termasuk Dandim 0208/AS, Kapolres Tanjungbalai, Kapolres Asahan, Sekretaris Daerah Asahan dan Tanjungbalai, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Asahan dan Tanjungbalai, serta prajurit Lanal TBA.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu cara untuk mempererat hubungan antar pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi.
Selain itu, film yang mengangkat kisah heroik ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang memberikan motivasi positif dan membangkitkan semangat juang dalam kehidupan sehari-hari.