MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, humanis, serta mempertimbangkan aspek estetika dalam proyek penataan trotoar yang sedang dijalankan di beberapa titik di Kota Medan.
Dalam rapat yang diadakan di rumah dinasnya pada Kamis (2/4/2026), Wali Kota menyatakan bahwa pembangunan trotoar harus memperhatikan kualitas yang akan bertahan lama dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
"Pembangunan Medan harus mempunyai konsep yang benar. Sekali dibangun, harus bertahan lama," tegas Rico Waas di hadapan Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.
Baca Juga: Pemko Medan Pastikan ASN WFH Tak Ganggu Pelayanan, Sektor Ini Tetap Hadir di Lapangan Ia menambahkan, desain trotoar tidak boleh seragam di seluruh wilayah, melainkan harus menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan setiap kawasan.
Rico Waas menekankan bahwa perencanaan trotoar harus memperhitungkan keadaan setiap blok jalan.
Desain trotoar harus fleksibel, disesuaikan dengan karakteristik masing-masing lokasi.
"Perencanaan itu harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Jangan dipaksakan sama semua, lihat per blok dan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing," ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Medan juga mengingatkan pentingnya peran para perencana untuk menyelaraskan desain infrastruktur dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kualitas trotoar ke depan harus lebih ditingkatkan.
"Jangan lagi kita bangun trotoar biasa. Skala Kota Medan harus naik, kualitasnya juga harus naik," katanya dengan tegas.
Rico Waas juga menekankan agar pembangunan trotoar ke depan harus memperhatikan berbagai aspek penting, mulai dari penggunaan material yang berkualitas, sistem drainase yang baik, hingga pencahayaan yang memadai.
Tidak kalah penting, adalah perhatian terhadap aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, yang menjadi bagian dari infrastruktur yang inklusif.