BATU BARA – Rasa kecewa masyarakat Kabupaten Batu Bara, khususnya di Kecamatan Talawi, kian memuncak akibat lambannya penanganan sampah yang dinilai tidak maksimal.
Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang tidak diangkut selama beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampah di sejumlah titik telah menumpuk sejak Senin (30/3/2026) hingga Kamis (2/4/2026) tanpa adanya penanganan serius dari pihak terkait.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dapat dampak kenyamanan lingkungan. Selain itu, warga juga menyoroti pola kerja petugas yang diduga memilah sampah terlebih dahulu sebelum diangkut.
Baca Juga: Anjas Asmara Resmi Dilantik Jadi Camat Sabak Timur, Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Kebiasaan ini dinilai memperlambat proses pengangkutan dan memperparah penumpukan di lingkungan permukiman. Salah seorang warga mengaku telah menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara melalui pesan singkat untuk meminta tindakan cepat.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons maupun tindakan nyata yang dilakukan di lapangan. "Kalau tidak segera direspons, kami sepakat akan membawa langsung sampah ini ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Batu Bara sebagai bentuk protes," ujar salah satu warga dengan nada geram. Menindaklanjuti keluhan tersebut, awak media mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk meminta konfirmasi.
Namun, Kepala Dinas tidak berada di tempat dan saat dihubungi mengaku sedang mengikuti rapat di Kantor Bupati. Upaya konfirmasi kepada Kepala Bidang terkait juga menemui jalan buntu karena yang bersangkutan tidak berada di kantor.
Ironisnya, tidak ada satu pun pejabat atau pihak berwenang yang dapat memberikan keterangan resmi saat awak media berada di lokasi. Kondisi ini semakin mempertegas kekecewaan masyarakat yang mengharapkan respons cepat dan tanggap dari instansi terkait.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mengambil langkah konkret dan tegas demi menjaga kebersihan serta kesehatan masyarakat di Kecamatan Talawi.*
(ad)