ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar apel perdana pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi, 25 Maret 2026.
Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dalam kegiatan tersebut mencapai 98 persen.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, memimpin langsung apel yang diikuti jajaran pejabat daerah, mulai dari wakil bupati, sekretaris daerah, hingga pegawai di lingkungan organisasi perangkat daerah.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Salat Id di Masjid Agung Kisaran, Bupati Asahan Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan Dalam amanatnya, Taufik menilai tingginya tingkat kehadiran ASN mencerminkan kedisiplinan serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
"Capaian ini menunjukkan semangat dan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa momentum pasca libur Idul Fitri harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kinerja dan etos kerja.
Menurutnya, setiap ASN dituntut bekerja lebih kreatif, profesional, dan menyelesaikan tugas secara tuntas.
Selain itu, Taufik mengajak seluruh ASN untuk terus mendukung pencapaian visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Taufik mengungkapkan bahwa Kabupaten Asahan masuk dalam nominasi enam daerah percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi tahun 2026 yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
"Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelayanan publik," katanya.
Apel berlangsung dengan rangkaian kegiatan pembacaan Panca Prasetya KORPRI, amanat pembina apel, doa bersama, serta ditutup dengan sesi saling bersalaman.