TANJUNGBALAI — Ribuan warga Kota Tanjungbalai melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Sabtu pagi, 21 Maret 2026.
Salat Id dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung khidmat.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, hadir bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina serta jajaran pemerintah daerah.
Baca Juga: Rp239 Triliun Digelontorkan! Prabowo Gaspol Hilirisasi dan Energi Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, serta kepala organisasi perangkat daerah.
Bertindak sebagai khatib adalah Ustaz Dr. H. Muhammad Fadhil Sudiro, sementara imam salat dipimpin oleh Fitri As'ary.
Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan persatuan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam membangun kota ini," ujarnya.
Ia menekankan bahwa perbedaan di tengah masyarakat seharusnya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi sumber perpecahan.
Selain itu, Idul Fitri juga diharapkan menjadi momen untuk saling memaafkan dan membersihkan hati.
Menurut Mahyaruddin, hari raya Idul Fitri merupakan simbol kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Kemenangan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri dan meningkatkan kepedulian sosial.
"Ibadah Ramadan mengajarkan kita menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama," katanya.