MEDAN – Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi belajar mengaji, terlebih di lingkungan yang banyak memiliki masjid.
Ajakan tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid Al Ikhlas, Jalan Pimpinan Gang Sukadamai, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Senin (16/3/2026).
Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyatakan keprihatinannya atas kondisi beberapa madrasah di sekitar kawasan tersebut yang sudah tidak lagi aktif.
Baca Juga: Mudik Bareng Pemko Medan 2026, Rico Waas Lepas 4.000 Warga Pulang Kampung: Mudik Aman, Keluarga Senang! Ia menegaskan pentingnya kembali mendorong pendidikan agama bagi anak-anak, terutama yang berkaitan dengan pembelajaran Al-Qur'an.
Menurutnya, di tengah banyaknya masjid di daerah tersebut, masih banyak anak-anak yang belum bisa membaca Al-Qur'an dengan baik.
"Jangan sampai di daerah yang masjidnya begitu banyak, masih ada anak-anak yang belum pandai membaca Al-Qur'an. Ini perlu kita perhatikan bersama," kata Zakiyuddin dengan tegas.
Ia juga meminta camat dan lurah setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap kondisi pendidikan mengaji di wilayah tersebut dan berupaya mendorong kembalinya kegiatan madrasah.
Lebih lanjut, Zakiyuddin menekankan bahwa masjid tidak hanya dibangun untuk menjadi simbol kemegahan, tetapi harus dihidupkan dengan berbagai kegiatan ibadah serta kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan masjid dan fasilitas penunjangnya, termasuk kamar mandi, guna memberikan kenyamanan bagi umat yang beribadah.
"Masjid ini tempat kita beribadah dan bersosialisasi. Biasakan memberi, biasakan bersedekah. Jangan sampai ada masjid besar, tetapi di sekitar masjid masih ada warga yang kesulitan makan," lanjutnya.
Sebagai bentuk perhatian, dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Wali Kota Medan Zakiyuddin menyerahkan sejumlah bantuan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Ikhlas.
Bantuan tersebut meliputi hibah sebesar Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, serta bantuan sosial senilai Rp10 juta dan paket Ramadan untuk masyarakat sekitar.