MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan bahwa program Mudik Gratis yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak melibatkan praktik nepotisme.
Pernyataan ini disampaikan Bobby saat melakukan pelepasan pemudik gratis di Stasiun Kereta Api Medan, Senin (16/3/2026).
Menurut Bobby, program yang menyediakan lebih dari 5.000 tiket mudik ini telah berjalan transparan dan tidak ada pembagian tiket yang menguntungkan pihak tertentu, termasuk keluarga dari pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut.
Baca Juga: Kacabdis Wilayah V Disperindag ESDM Sumut Diduga Ganti Plat dan Salah Gunakan Kendaraan Dinas, GEMMA PETA INDONESIA Minta Evaluasi Integritas Pejabat "Ada lebih dari 5.000 tiket yang sudah kita bagikan ke masyarakat. Ini clear ya Pak Kadis (Kadishub)? Tidak ada yang jualan di tempat jualan kan?" ujar Bobby, menegaskan transparansi program tersebut.
Gubernur yang juga menantukan Presiden Joko Widodo ini menyatakan pentingnya menjaga integritas dalam setiap program yang melibatkan masyarakat.
"Jadi, tidak ada dibagi-bagi ke keluarga Dinas Perhubungan saja. Meski ini memang gratis. Nggak kan? nggak ya?" lanjutnya, memastikan bahwa distribusi tiket benar-benar sesuai dengan tujuan program untuk masyarakat yang membutuhkan.
Bobby berharap bahwa program Mudik Gratis ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
"Ya memang harus begitu, agar program ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa merasakan momen lebaran bersama keluarga di kampung halaman," ujarnya.
Program Mudik Gratis 2026 diselenggarakan dengan menggunakan tiga moda transportasi, yaitu angkutan darat, kereta api, dan kapal laut.
Dishub Sumut menyediakan enam rute angkutan darat, termasuk Medan menuju Salak, Panyabungan, Padangsidimpuan, Madina, Gunung Tua, dan Sosa.
Untuk angkutan kereta api, rute yang disediakan adalah Medan-Rantau Parapat dan Tanjung Balai, sementara untuk angkutan laut, tersedia rute Medan-Batam dan Sibolga-Gunung Sitoli.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga memberikan saran untuk perbaikan program di tahun depan.