PADANGSIDIMPUAN — Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe memimpin rapat monitoring dan evaluasi perdana Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di ruang rapat wali kota, Jumat, 13 Maret 2026.
Pertemuan ini digelar setelah terbitnya Surat Keputusan Wali Kota Nomor 482/KPTS/2025 tentang pembentukan Satuan Tugas percepatan pelaksanaan program tersebut.
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG.
Baca Juga: Kapolres Padangsidimpuan Cek Kesiapan Pospam Operasi Ketupat Toba 2026 Jelang Mudik Lebaran Pemerintah kota menilai evaluasi awal penting untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.
Dalam arahannya, Letnan Dalimunthe mengatakan program ini merupakan implementasi dari visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ia menargetkan Padangsidimpuan menjadi daerah percontohan pelaksanaan MBG di Sumatera Utara.
"Ini rapat pertama setelah Satgas terbentuk. Fokus kita mempercepat penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saya ingin Padangsidimpuan menjadi yang terbaik dan nomor satu di Sumut," kata Letnan Dalimunthe.
Ia menekankan dua aspek utama dalam pelaksanaan program tersebut, yakni kualitas bahan pangan dan akurasi data penerima manfaat.
Menurut dia, pemerintah daerah tidak boleh lengah dalam proses pengadaan bahan makanan.
"Saya tidak ingin ada kejadian luar biasa akibat kelalaian dalam pemilihan bahan baku. Semua harus berkualitas," ujarnya.
Selain itu, wali kota meminta aparatur wilayah memastikan pendataan penerima program dilakukan secara akurat. Sasaran program mencakup ibu hamil, balita, hingga lanjut usia.
"Camat dan lurah harus mendata dengan benar. Jangan asal-asalan. Data harus lengkap karena itu menjadi prioritas utama kita," kata dia.