MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengungkapkan pemerintah pusat akan menambah anggaran penanganan pascabencana di provinsi ini.
Penambahan dilakukan menyusul protes Bobby atas alokasi awal yang dinilai minim, yakni hanya Rp 2,1 triliun dari total Rp 56 triliun yang disiapkan pemerintah untuk Sumut, Sumbar, dan Aceh.
"Insyaallah kata Kepala Bappenas, anggaran akan ditambah, tapi angkanya belum diinformasikan ke kita," ujar Bobby, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga: Prabowo Serahkan 90.000 Hektare Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatera Bobby menjelaskan anggaran tersebut akan dikelola oleh kementerian dan lembaga sesuai peruntukannya masing-masing, sehingga dana tersebut tidak masuk melalui Pemprov Sumut.
"Dana yang kemarin kita keberatan itu masuk ke kementerian dan lembaga, bukan ke pemerintah daerah. Yang kami inginkan, kementerian dan lembaga menjadikan Sumut bagian penting penanganan bencana," jelasnya.
Menurut rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P), Sumut membutuhkan sekitar Rp 30 triliun.
Dana ini bersumber dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD kabupaten/kota.
Hingga kini, dana transfer ke daerah (TKD) Sumut yang sudah dicairkan sebesar Rp 430 miliar dari total Rp 1,2 triliun. Bobby berjanji akan mengumumkan alokasi dana tersebut sebelum Lebaran.
Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan ekspresi kesal Bobby saat rapat virtual bersama Menteri Koordinator.
Dalam video itu, Bobby keluar dari rapat setelah mempertanyakan alokasi anggaran penanganan pascabencana.
"Ini sedikit mengecewakan. Sumut merupakan daerah terdampak terparah kedua setelah Aceh, tapi anggaran kami paling kecil," ucap Bobby.
Bobby menegaskan, data R3P yang digunakan pemerintah pusat sudah diverifikasi bersama kementerian/lembaga dan BPS sebelum dimasukkan ke Bappenas.