LABUSEL — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan sebagai wujud komitmen menghadirkan pemerintahan yang dekat dan responsif terhadap masyarakat.
Kali ini, kegiatan berlangsung di Masjid Al–Fath Dusun Suhud Utara, Desa Rintis, Kecamatan Silangkitang, Selasa (3/3/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang.
Kehadiran Bupati didampingi unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah menjadi gambaran soliditas kepemimpinan di Labusel.
Baca Juga: Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Terima Silaturahmi Kepala BNN Labura, Perkuat Sinergi Perang Melawan Narkoba Turut hadir Wakapolres Kompol Moch Guntur Pryantoko, Sekda Labusel M. Reza Pahlevi Nasution, Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, serta Ketua TP PKK Labusel Ny. Indah Fery Simatupang.
Sejak sore, masjid dipenuhi jamaah. Antusiasme masyarakat mencerminkan harapan sekaligus kepercayaan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang dialog yang mempertemukan aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah.
Dalam arahannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa Safari Ramadhan adalah momentum menyatukan visi pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh berjarak.
Ia harus hadir, menyapa, dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kehidupan warga.
Ia kembali mengingatkan bahwa Labuhanbatu Selatan adalah rumah bersama yang dibangun atas semangat gotong royong dan tanggung jawab kolektif.
"Labusel adalah kampung kita. Kalau ini kampung kita, maka kewajiban kita bersama untuk membangun, menjaga, dan merawatnya. Pembangunan yang sudah berjalan harus kita rawat, dan yang belum terwujud harus kita perjuangkan bersama," tegasnya.
Bupati juga menegaskan arah kebijakan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama pemerintah daerah.
Di bidang keagamaan, perhatian terhadap rumah ibadah tetap menjadi komitmen.
Program bantuan rehabilitasi melalui dana hibah terus dilanjutkan, dengan harapan pengurus BKM aktif berkoordinasi bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat agar proses pengajuan dan realisasi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.