BINJAI – Pemerintah Kota Binjai mengikuti Rapat Konsolidasi dan Validasi Data Penanganan Pengungsi Bencana Sumatera secara virtual melalui Zoom Meeting di Binjai Command Centre (BCC), Selasa (3/3/2026).
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., mewakili Wali Kota Binjai, didampingi Kepala Dinas Sosial Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP., Sekretaris BPBD Yanes Dustira Nainggolan, S.STP., serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Irsan Firdaus, S.H., M.AP.
Kegiatan ini menitikberatkan pada sinkronisasi dan validasi data lapangan pengungsi agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Baca Juga: Bertambah! Polda Sumut Amankan 17 Orang dan 14 Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal Perbatasan Tapsel-Madina, Omzet 600 Juta Sehari Data real-time dicocokkan dengan pangkalan data kependudukan nasional untuk mencegah tumpang tindih pemberian bantuan.
Selain itu, rapat membahas integrasi distribusi logistik agar selaras dengan jumlah pengungsi yang telah divalidasi.
Hal ini bertujuan menghindari kekurangan maupun penumpukan bantuan di lokasi terdampak.
Pimpinan rapat menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar akuntabilitas publik.
"Akurasi data adalah pondasi dari empati yang efektif. Kita tidak hanya berbicara angka, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat yang sedang berjuang di pengungsian," ujar Chairin.
Hasil rapat ini akan ditindaklanjuti dengan pembaruan sistem informasi kebencanaan terintegrasi, yang mempermudah koordinasi antarinstansi dan mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.
Dengan langkah ini, Pemkot Binjai berharap penanganan pengungsi bencana di Sumatera menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan.*
(ad)