DENPASAR — Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, menghadiri kegiatan Aksi Bersih Sampah Laut yang digelar pada Minggu, 1 Maret 2026, di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga kebersihan pantai dan kelestarian laut, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga: Gubernur Koster Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Tekankan Kreativitas dan Inovasi Tahun Depan Kegiatan melibatkan Polri, TNI, PNS di jajaran OPD Pemprov Bali, instansi vertikal, mahasiswa, pelajar, Desa Adat Kesiman, organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, dan relawan, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 5.000 orang.
Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Bali, I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana, dan Kapolda Bali.
Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan bahwa permasalahan sampah merupakan isu nasional dan internasional.
"Pertumbuhan penduduk dan sektor pariwisata memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah harus serius mengatasinya," ujarnya.
Aksi bersih pantai ini merupakan bagian dari program Gerakan Indonesia Asri, dengan fokus pada pengurangan sampah dari sumber, pemilahan sampah rumah tangga, optimalisasi peran bank sampah, industri kreatif berbasis limbah, edukasi sejak dini, dan inovasi teknologi pengolahan sampah.
Hal ini dilakukan untuk meringankan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini mengalami overload.
Selain aksi bersih, kegiatan juga diwarnai dengan peluncuran Rumah Kakek Foundation oleh Gubernur Bali, pemberian beasiswa secara simbolis kepada 14 mahasiswa dan siswa, serta pelepasan kendaraan Eco Enzyme oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan situasi aman dan kondusif demi keberlanjutan pariwisata Bali.*