HUMBAHAS – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rehabilitasi dan konstruksi pasca bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, melalui video conference pada Jumat, 27 Februari 2026.
Rakor dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (PRR) Pascabencana Sumatera.
Dalam paparan, Kasatgas menyampaikan progres terkini pemulihan pascabencana, termasuk jumlah pengungsi yang masih bertahan, yaitu 10.400 orang di Aceh dan 850 di Sumut dari total 11.250 pengungsi.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah Berawan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy juga memaparkan Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Renduk PRRP Sumatera) versi pertama.
Dokumen ini disepakati dengan memperhatikan verifikasi data di lapangan, aksi cepat rehabilitasi, serta komitmen alokasi tambahan APBN 2026 untuk penanganan bencana.
Menindaklanjuti arahan pusat, Bupati Humbang Hasundutan menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses sinkronisasi dan validasi data pascabencana serta menjalin koordinasi dengan semua pihak terkait dampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayahnya.
"Kecepatan dan akurasi data menjadi kunci agar bantuan dan rekonstruksi bisa tepat sasaran. Kami akan memastikan semua jajaran terkait bekerja optimal demi pemulihan masyarakat terdampak," ujar Bupati Oloan.
Turut mendampingi Bupati dalam Rakor ini Kepala Pelaksana BPBD Bernard Maori Simamora, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Anggiat Simanullang, serta Kadis Kominfo Adrianus Mahulae.*
(ad)