MEDAN – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi terhadap kinerja dan sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.
Ketua GAMKI Sumut, Swangro Lumbanbatu, menilai arah pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi menunjukkan respons cepat terhadap persoalan masyarakat serta selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional.
Menurut Swangro, langkah pemerintah provinsi dalam menangani banjir dan longsor di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Tapanuli Tengah, mencerminkan kehadiran negara pada saat krisis.
Baca Juga: PDI-P Tegaskan Kader Dilarang “Bisnis” MBG, Program Pemerintah untuk Rakyat Ia juga menilai pemulihan layanan publik di daerah terdampak menjadi indikator komitmen pemerintah menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat.
GAMKI Sumut turut menyoroti respons Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap polemik operasional PT Toba Pulp Lestari.
Rekomendasi gubernur kepada pemerintah pusat untuk mengevaluasi hingga mempertimbangkan penutupan operasional perusahaan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan pada aspirasi publik.
"Langkah ini menunjukkan pemerintah daerah mendengar suara masyarakat dan berupaya menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi sesuai kewenangannya," ujar Swangro dalam keterangan tertulis, Jumat.
Selain isu lingkungan, GAMKI Sumut juga mengapresiasi upaya modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Program tersebut dinilai sebagai langkah progresif dalam mendorong transformasi ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan daya saing.
Menurut GAMKI, arah kebijakan itu sejalan dengan visi pembangunan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam agenda kemandirian pangan dan penguatan teknologi berbasis inovasi.
Di sektor kesehatan, perhatian pemerintah provinsi terhadap pembenahan layanan rumah sakit juga mendapat sorotan positif. Dorongan peningkatan kualitas pelayanan dinilai penting agar masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak tanpa harus berobat ke luar negeri.