BINJAI – Pemerintah Kota Binjai melalui Dewan Pengurus Korpri Kota Binjai menggelar kegiatan Tausiyah Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M di Pendopo Umar Baki, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Binjai.
Acara ini dihadiri Asisten Administrasi Umum sekaligus Ketua Umum DP Korpri Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M, yang mewakili Wali Kota Binjai.
Baca Juga: Pemkot Medan Buka 4.000 Kuota Mudik Gratis Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya! Dalam sambutannya, Eka Edi menekankan pentingnya pembinaan rohani untuk membentuk aparatur yang cerdas intelektual sekaligus matang secara emosional dan spiritual.
"Kegiatan tausiyah yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Pembinaan rohani seperti ini sangat penting untuk membentuk aparatur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN dan anggota Korpri menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi, evaluasi, dan penguatan etos kerja dalam memberikan pelayanan publik.
"Jadikan setiap tugas yang kita emban sebagai bagian dari ibadah. Laksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, serta komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Binjai," tegasnya.
Tausiyah kali ini menghadirkan penceramah Ustd. Prof. Dr. M. Syukri Albani Nasution yang menyampaikan pesan-pesan spiritual mengenai makna kehidupan, rezeki, dan takdir.
Dalam ceramahnya, Syukri Albani mengingatkan pentingnya rasa takut kepada Allah serta menjaga nama baik.
"Manusia harus punya rasa takut. Hidup ini tergantung pada kita membuat namanya. Kalau kita buat buruk, buruk juga hidup yang akan kita jalani," ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya bersyukur atas ketentuan Allah, fokus pada rezeki masing-masing, dan tidak iri terhadap rezeki orang lain.