MEDAN – Suasana Jalan Jenderal Ahmad Yani (Kesawan), jantung sejarah Kota Medan, berubah menjadi lautan merah yang bercahaya Sabtu (21/2/2026) malam.
Ratusan lampion tergantung indah di sepanjang jalan, menyemarakkan perayaan Imlek 2577 Kongzili bertajuk "Harmony Imlek Dalam Keberagaman Kota Medan 2026".
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, hadir berjalan membelah lautan manusia.
Baca Juga: Pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, Gubernur Bali Dorong Sinergi Riset Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Daerah Mereka disambut tabuhan genderang serta atraksi tarian barongsai dan liang liong yang memukau ribuan pengunjung.
Perayaan ini berlangsung tepat setelah salat tarawih, menunjukkan tingginya toleransi antarumat beragama di Kota Medan.
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan kekayaan keberagaman warga sebagai kekuatan utama Kota Medan.
"Kita hidup dalam keberagaman, namun berdiri berdampingan, saling merangkul dan bersahabat meski berbeda suku, budaya, dan agama. Kita bisa hidup dalam harmoni dan kebahagiaan. Inilah kekuatan kita," ujar Rico disambut tepuk tangan riuh.
Rico juga menyebut Kota Medan sebagai miniatur Indonesia, di mana perbedaan suku dan budaya menjadi kekuatan.
Ia menekankan keharmonisan ini harus dijaga, karena hanya dengan persatuan, pembangunan dan kemajuan Kota Medan dapat tercapai.
"Tahun Kuda Api melambangkan semangat, kecepatan, dan keberanian. Begitu pula Kota Medan butuh semangat dan percepatan pembangunan. Mari kita semua mendukung agar kota ini melesat maju," tambah Wali Kota.