SITAHUIS – Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pembangunan Wahana Visi Indonesia meninjau lokasi sumber air bersih di Dusun II Desa Rampa dan rekonstruksi sistem air bersih di Dusun III Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pembangunan untuk mempercepat fase transisi pascabencana, khususnya dalam penyediaan air bersih skala desa.
"Pelaksanaan peninjauan ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberhasilkan fase transisi bencana ke pemulihan di Tapteng, khususnya penyediaan air bersih skala desa," ujar Ernita Naibaho.
Baca Juga: TNI Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tengah, Progres Capai 51 Persen Di Desa Rampa, yang dihuni sekitar 74 jiwa atau 24 kepala keluarga, tim melakukan pengambilan sampel air dari mata air, pengukuran debit air, evaluasi kelayakan sumber, dan perhitungan kebutuhan bahan untuk rehabilitasi.
Hasil pengukuran menunjukkan debit air sekitar 0,5 liter/detik atau 27–20 liter/menit.
Menurut kajian teknis Wahana Visi Indonesia, kapasitas tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun II Desa Rampa.
"Kami mengapresiasi kesediaan masyarakat bergotong royong dalam rehabilitasi sumber air. Hal ini mempercepat pemulihan layanan air bersih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor," tambah Ernita.
Wahana Visi Indonesia menyediakan pipa dan peralatan untuk rekonstruksi sumber air di desa tersebut.
Selanjutnya, tim melakukan peninjauan di Dusun III Desa Bonandolok untuk memastikan progres rekonstruksi air bersih skala desa berjalan lancar.
Diharapkan, program ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan air bersih di wilayah terdampak.*
(ad)