BINJAI — Ketua Umum HMI Cabang Binjai, M. Dodi Setiawan Lbs, menyoroti capaian satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai.
Menurutnya, masyarakat masih menunggu perubahan signifikan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
"Satu tahun sudah cukup untuk menunjukkan keseriusan. Jika rakyat belum merasakan dampak yang signifikan, maka evaluasi adalah hal yang wajar. Binjai tidak butuh pencitraan. Binjai butuh perubahan nyata," kata Dodi, Jumat (19/2/2026).
Baca Juga: Bupati Simalungun Hadiri Milad Ke-6 Pesantren Darul Putera Madinah, Ajak Generasi Santri Berkarakter Dodi menyebutkan beberapa persoalan mendesak yang menjadi perhatian masyarakat.
Pertama, sektor ekonomi masyarakat kecil. Harga kebutuhan meningkat sementara daya beli melemah, dan banyak pelaku UMKM belum merasakan dukungan yang nyata.
Kedua, lapangan kerja dan masa depan pemuda. Anak muda Binjai membutuhkan peluang kerja, pelatihan, dan ruang usaha yang konkret.
Ketiga, transparansi anggaran dan prioritas pembangunan, di mana masyarakat berhak mengetahui ke mana arah anggaran digunakan.
"Kami menyampaikan ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun, tapi karena peduli. Kritik adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap daerahnya," ujarnya.
Dodi menegaskan bahwa HMI siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah Kota Binjai.
"Jika pemerintah membuka ruang dialog dan serius membangun, kami siap duduk bersama. Tapi jika kepentingan rakyat diabaikan, kami juga siap bersuara lebih keras secara konstitusional," tegasnya.
Menurut Dodi, kekuasaan bukan untuk dinikmati, melainkan untuk dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
"Satu tahun adalah cermin. Dan hari ini rakyat sedang menilai. Jika perubahan tidak segera terlihat, maka kekecewaan publik adalah konsekuensinya."*