ACEH TAMIANG — Sinergi pemerintah pusat dan daerah kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, Kamis (19/2/2026), di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kunjungan difokuskan pada percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.
Mendagri dan Wagub Aceh meninjau langsung proses pembersihan lingkungan permukiman terdampak di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.
Baca Juga: Hari Pertama Ramadan di Huntara Marpinggan: Meski Terbatas, Warga Tetap Jalani Puasa dengan Khidmat Kegiatan ini melibatkan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang membantu warga membersihkan lumpur dan material sisa banjir.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi simbol bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata.
Kedua pejabat memastikan langkah rehabilitasi dilakukan secara terkoordinasi, terukur, dan berorientasi pada percepatan pemulihan kehidupan masyarakat. Turut hadir Bupati Aceh Tamiang, H. Ismail A. Jalil, bersama jajaran pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada sore hari dengan buka puasa bersama warga di kawasan hunian sementara (huntara).
Kebersamaan ini menjadi simbol empati dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang bangkit dari dampak bencana.
Agenda kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah di Masjid Darussalam, Kecamatan Karang Baru, mulai pukul 20.00 WIB.
Suasana khusyuk menyelimuti ibadah yang diikuti warga serta jajaran pemerintah pusat dan daerah.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh untuk memastikan proses pemulihan tidak berhenti pada tahap tanggap darurat, melainkan berlanjut hingga rehabilitasi dan rekonstruksi tuntas, demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang.*
(dh)