HUMBAHAS – Sebanyak 50 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti kegiatan Konsultasi Bisnis 'UMKM Sumut Bangkit' yang digelar di Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membantu pemulihan UMKM yang terdampak bencana sekaligus memperkuat ekosistem bisnis lokal.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Kementerian UMKM Republik Indonesia, antara lain Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Menengah, Anwar Azis, Kabid Kemitraan Usaha Menengah Mahendra Purnama, serta perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga, Ali Muhasan, dan Asisten Manager Bidang Pengembangan Bisnis Kredit Ritel Bank Sumut, Indra Antian Sitompul.
Baca Juga: Salat Tarawih Perdana di Desa Hutanabolon, Gubernur Bobby Nasution Beri Dukungan bagi Korban Banjir: Kami Akan Terus Bekerja Keras! Mereka turut memberikan pemaparan dan konsultasi langsung kepada para pelaku UMKM yang terimbas oleh bencana alam.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan, Nurliza Pasaribu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor koperasi dan UMKM.
"Konsultasi Bisnis ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antar pihak. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk bangkit kembali dan memperkuat kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan pasca bencana," ujar Nurliza.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, yang juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan maksimal kepada UMKM agar bisa kembali beradaptasi dan berproduksi di tengah kondisi pasca-bencana.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap UMKM yang terdampak bisa lebih produktif lagi, dan tentunya berdampak positif bagi perekonomian daerah. Kami juga ingin memastikan bahwa UMKM berperan lebih besar dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Humbang Hasundutan," ucap Bupati Nababan.
Selain pemaparan materi dari narasumber, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan untuk UMKM terdampak bencana. PT. GoTo Gojek Tokopedia, Tbk, dan Bank Sumut turut memberikan bantuan berupa modal kerja dan dukungan lainnya untuk membantu UMKM kembali pulih dan beroperasi seperti sedia kala.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Kabupaten Humbang Hasundutan, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di tengah tantangan yang ada.
Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, perbankan, dan sektor swasta, diharapkan program ini bisa memberikan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan UMKM dan perekonomian daerah.*