MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga bahkan meningkatkan kinerja selama bulan Ramadan.
Ia menegaskan, ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan turunnya produktivitas maupun kualitas pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan Surya saat memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu, 18 Februari 2026.
Baca Juga: Hari Kesadaran Nasional: Polres Gianyar Ingatkan Profesionalisme dan Disiplin Polri Menurut Surya, Ramadan semestinya menjadi momentum memperkuat integritas dan etos kerja aparatur.
"Puasa bukan alasan menurunnya kualitas pelayanan publik. Justru ini menjadi kesempatan memperbaiki diri dan meningkatkan pengabdian," ujarnya di hadapan jajaran ASN Pemprov Sumut.
Ia mengajak seluruh aparatur untuk menyambut Ramadan dengan sikap saling menghormati, baik bagi yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak. Namun, ia menekankan, profesionalisme birokrasi harus tetap menjadi prioritas.
Dalam pidatonya, Surya menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik.
Menurut dia, legitimasi pemerintah tidak dibangun melalui retorika, melainkan melalui konsistensi pelayanan dan hasil kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kepercayaan itu lahir dari sikap dan perilaku. Dari kedisiplinan, tanggung jawab, serta kejujuran dalam menjalankan kewenangan," katanya.
Surya juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah saat ini menuntut birokrasi yang adaptif dan responsif. Pelayanan publik, kata dia, harus semakin cepat dan prosedur semakin sederhana.
Tanpa perubahan pola kerja, program sebesar apa pun tidak akan berdampak signifikan.
Ia menekankan disiplin sebagai fondasi utama. Disiplin, menurutnya, bukan sekadar hadir tepat waktu, tetapi kesungguhan menyelesaikan pekerjaan serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik.