SIMALUNGUN – Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Polres Simalungun, mewakili Bupati setempat.
Peresmian ini merupakan bagian dari program nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, yang secara resmi meluncurkan 1.179 unit SPPG Polri serta 18 gudang ketahanan pangan di seluruh Indonesia, Jumat (13/2/2026).
Sebelum prosesi lokal, jajaran Forkopimda dan tamu undangan mengikuti nonton bareng peresmian nasional yang dipusatkan di Jakarta, dihadiri langsung oleh Presiden RI dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Baca Juga: Revisi UU KPK 2019 Jadi Sorotan, Ma’ruf Amin Usul Dikembalikan Agar KPK Lebih Independen Di Kabupaten Simalungun, peresmian berlangsung di lingkungan Polsek Tanah Jawa dengan dihadiri Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Ketua Bhayangkari, serta Staf Ahli TP PKK Kabupaten Simalungun.
Kapolres Simalungun menjelaskan, SPPG 2 telah beroperasi sejak 8 Februari 2026 dan telah melayani 2.148 penerima manfaat.
Lahan pembangunan SPPG merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Simalungun. "Terima kasih atas dukungan luar biasa Wakil Bupati yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun," ujarnya.
Wakil Bupati Simalungun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Polres untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat terkait keluhan pelaksanaan program.
Program MBG di Kabupaten Simalungun menargetkan 95 titik, namun realisasi baru kurang dari 50 persen.
Pemerintah Kabupaten bersama Satgas MBG optimistis program ini dapat menekan angka stunting dari 24 persen menjadi 9 persen melalui intervensi gizi berkelanjutan.
Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci mobil operasional dari Kapolres kepada Kepala SPPG, disertai pengguntingan pita.
Wakil Bupati dan Ketua DPRD kemudian melakukan pengecekan dapur SPPG untuk memastikan standar kebersihan, kualitas bahan pangan, dan kesiapan distribusi makanan bergizi.