KARO – Pemerintah Kabupaten Karo kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Acara yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) di Kantor Camat Tigabinanga ini menjadi kelanjutan dari tahapan Pra-Musrenbang yang telah digelar 9 Februari lalu.
Hadir mewakili Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas, tetapi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan daerah.
Baca Juga: TNI Siap Terima Hibah Kapal Jepang dan Kirim Pasukan ke Gaza, Ini Kata Wapang TNI "Kualitas pembahasan dan ketepatan usulan sangat menentukan efektivitas pembangunan ke depan. Setiap program yang diusulkan harus memiliki dampak terukur bagi masyarakat," ujar Komando Tarigan saat membacakan amanat Bupati Karo.
Musrenbang Tahun 2027 menjadi tahap kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Karo 2025–2029 dengan tema "Penguatan Program Strategis Daerah untuk Mempercepat Terwujudnya Kabupaten Karo yang Unggul dan Sejahtera."
Pemkab Karo menetapkan 10 Prioritas Pembangunan Daerah dan 9 Program Strategis sebagai penggerak utama pembangunan.
Mengantisipasi keterbatasan kapasitas fiskal daerah, pemerintah mendorong peningkatan kemandirian, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendataan dan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Selain itu, gerakan Indonesia ASRI mengajak masyarakat tidak hanya membangun, tetapi juga merawat infrastruktur melalui semangat gotong royong.
Di era digital, Pemkab Karo menekankan pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang konstruktif.
Hal ini bertujuan membangun persepsi positif, kepercayaan publik, serta menarik minat investor ke Kabupaten Karo.
Musrenbang di Tigabinanga dihadiri Asisten Pemerintahan Kabupaten Karo, kepala perangkat daerah, Camat Tigabinanga dan jajaran staf, unsur FORKOPIMCAM, para kepala desa, ketua BPD, ketua PKK desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Wakil Bupati mengajak seluruh peserta berpikir melampaui kepentingan sektoral demi kemajuan Kabupaten Karo secara keseluruhan.*