MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan reses pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari daerah pemilihan Sumut I dan Sumut II di Kantor Wali Kota Medan, Rabu, 11 Februari 2026.
Pertemuan itu membahas sejumlah isu pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan, drainase, hingga penanganan banjir.
Rico mengatakan Pemerintah Kota Medan membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam menjalankan program pembangunan, termasuk DPRD Sumut.
Baca Juga: Rico Waas Tegaskan Pembangunan Medan 2026 Harus Nyata, Bukan Sekadar Agenda Seremonial Ia menilai anggota dewan memiliki peran penting dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
"Kami membutuhkan masukan dari para anggota dewan yang menerima kritik dan saran masyarakat terkait jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Medan," ujar Rico dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.
Menurut dia, pada 2026 Pemko Medan menjalankan sejumlah program strategis, antara lain proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir Terjun, pembangunan sekolah rakyat di Tuntungan, pengembangan koridor bus rapid transit (BRT), program SPPG, koperasi Merah Putih, serta revitalisasi rumah sakit dan puskesmas.
Selain itu, pemerintah kota memprioritaskan peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pengurangan kemacetan, serta penguatan mitigasi bencana banjir.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembenahan drainase dan sungai, perbaikan jalan, serta peningkatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Dalam pertemuan tersebut, Rico yang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah juga menanggapi aspirasi warga yang disampaikan para legislator saat masa reses, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan persoalan banjir di sejumlah wilayah.
Ia menyatakan pemerintah kota akan menindaklanjuti masukan tersebut sesuai kewenangan dan skala prioritas program.
Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi bersama anggota DPRD Sumut Meryl Rouli Boru Saragih, Dameria Pangaribuan, Benny Harianto Sihotang, Defry Noval Pasaribu, dan M. Faisal menyatakan kesiapan mendukung Pemko Medan.
Mereka menilai penanganan banjir membutuhkan koordinasi lintas wilayah dan instansi, termasuk pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).