TAPTENG – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH membuka secara resmi Konferensi Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Tapteng dan Kota Sibolga, Selasa (10/2/2026), bertempat di Hotel Hasian Pandan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa oleh Amsar Rangkuti, S.Ag, dan pembacaan Panca Prasetia KSPSI.
Konferensi yang mengangkat tema "Menuju Pekerjaan yang Handal dan Profesional" ini dihadiri pengurus KSPSI, unsur pemerintah daerah, dan sejumlah tokoh terkait.
Baca Juga: Dari Aspirasi Desa ke Kebijakan Nyata: Bupati Labuhanbatu Selatan Tegaskan Musrenbang Kotapinang Harus Berdampak Dalam sambutannya, Bupati Masinton menekankan pentingnya peran buruh dan pekerja sebagai elemen strategis dalam percepatan pemulihan ekonomi pasca bencana.
"Kita masih dalam suasana transisi dari bencana menuju pemulihan. Kita harus menjaga alam, bersahabat dengan bencana, dan memastikan setiap langkah mitigasi diterapkan baik di masyarakat maupun pemerintahan," ujar Bupati.
Masinton juga menegaskan posisi buruh sebagai tiang perjuangan bangsa, mengutip pesan Bung Karno pada Hari Buruh, bahwa kesejahteraan pekerja menjadi kunci pembangunan nasional.
"Di sektor pertanian, banyak sawah yang rusak dan butuh pemulihan agar semua aktivitas ekonomi berjalan kembali," tambahnya.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa KSPSI berperan sebagai motor penggerak pemulihan ekonomi, mulai dari mendorong pelaku usaha untuk berproduksi kembali hingga melatih generasi muda agar memiliki keterampilan kerja yang kompeten.
"Pemerintah hadir untuk memfasilitasi agar ekonomi masyarakat pulih secara cepat," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KSPSI Sumatera Utara CP Nainggolan, SE, MAP menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi di Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga.
Ia meyakini, kepemimpinan Bupati Masinton akan mampu membangkitkan Tapteng dari dampak bencana.
CP Nainggolan juga menekankan pentingnya sinergi pengurus KSPSI yang baru dengan pemerintah daerah untuk memastikan program dan kebijakan berjalan lancar.