MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap program magang ke Jepang bagi putra-putri Sumatera Utara.
Dukungan ini disampaikan saat menerima audiensi perwakilan OSHiN Tekno dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mori Centre di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/2/2025).
Bobby Nasution menilai program magang ke Jepang sebagai salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sumut.
Baca Juga: Pemprov Sumut Gaspol Digitalisasi Transaksi Daerah, TP2DD Resmi Dibentuk "Saya sangat mendukung. Kita boleh mengirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi yang paling penting adalah mereka membawa pulang ilmu, pengalaman, dan keterampilan untuk membangun daerah asal," ujar Gubernur.
Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menegaskan Pemprov Sumut siap mendukung pelatihan keterampilan bagi calon peserta magang.
Hal ini dilakukan agar tenaga kerja yang dikirim benar-benar siap dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan penerima di Jepang.
Perwakilan OSHiN Tekno, Muhammad Khaidar, menyampaikan harapan agar Gubernur Sumut dapat melakukan kunjungan langsung ke Jepang untuk bertemu dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka.
Menurutnya, kehadiran Gubernur di Jepang dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan dan organisasi penerima kerja terhadap tenaga kerja asal Sumut.
"Kami berharap dari Sumut dapat mencapai seribu peserta magang ke Jepang melalui LPK yang ada di Sumut. Selama ini, perekrutan tenaga kerja asal Sumut masih kalah dibandingkan daerah lain. Kehadiran langsung Gubernur ke Jepang diyakini dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan Jepang untuk menerima lebih banyak tenaga kerja dari Sumut," kata Khaidar.
Jepang, lanjut Khaidar, membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar mulai tahun 2026, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Saat ini, terdapat sekitar 3.000 perusahaan di bawah organisasi penerima kerja di Jepang yang membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Sumut.
Dengan program magang ini, Pemprov Sumut berharap generasi muda tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja internasional, tetapi juga mampu membawa ilmu dan keterampilan untuk memperkuat pembangunan daerah.*