JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tidak ragu memberikan penghargaan kepada anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.
Instruksi ini disampaikan dalam Taklimat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026).
"Bapak Presiden meminta kepada pimpinan TNI maupun Polri untuk tidak segan memberikan penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan darmabaktinya kepada bangsa dan negara," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai rapat.
Baca Juga: PSI Serahkan Sepenuhnya Keputusan Duet Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029 ke Prabowo sebagai Pimpinan Koalisi Reward tersebut bisa berbentuk kenaikan pangkat, maupun kesempatan mengikuti pendidikan lebih tinggi, sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian mereka.
Prasetyo menambahkan, penghargaan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi serta profesionalisme anggota TNI dan Polri.
Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat profesionalisme, sinergi, dan kepercayaan rakyat terhadap kedua institusi.
"Beliau mengingatkan agar TNI dan Polri menjadi institusi yang kuat, profesional, dan dicintai rakyat," tutur Prasetyo.
Presiden juga menekankan agar kedua institusi terus merapatkan barisan, menjaga kekompakan, dan memperbaiki kualitas internal menghadapi tantangan nasional ke depan.
Arahan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pimpinan TNI-Polri dalam membangun kultur penghargaan yang lebih terbuka dan adil.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap penghargaan yang tepat dapat mendorong anggota TNI-Polri lebih berdedikasi, sekaligus memperkuat citra kedua institusi sebagai penjaga keamanan dan stabilitas negara.*
(dw/dh)