SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menyelenggarakan sosialisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan digelar di Ruang Bougenville, Simalungun City Hotel, Pamatang Raya.
Tema kegiatan ini, "Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Efisien, Transparansi dan Akuntabel", menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara optimal di tengah berkurangnya dana transfer pusat ke daerah.
Baca Juga: Bupati Simalungun Hadiri Rakor RAD, Komitmen Tingkatkan Penataan Kawasan Perkotaan dan Pariwisata Sumut Sosialisasi diikuti seluruh sekretaris perangkat daerah se-Kabupaten Simalungun, termasuk dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan berbagai kecamatan, serta pejabat yang membidangi program dan perencanaan.
Sekretaris Daerah Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan.
Narasumber utama, Fernando H. Siagian, Kasubdit Perencanaan Anggaran Wilayah I, Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, membahas secara rinci strategi pelaksanaan anggaran, termasuk penyesuaian kebijakan anggaran 2026 dan optimalisasi pengelolaan pendapatan serta belanja daerah.
Selain itu, sosialisasi juga menekankan dukungan terhadap program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Pembangunan Tiga Juta Rumah, dan Swasembada Pangan.
Kepala BPKPD Simalungun menegaskan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong seluruh perangkat daerah bekerja lebih efisien, transparan, dan akuntabel, memastikan setiap rupiah anggaran digunakan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat.
"Dengan efisiensi yang ketat dan pengelolaan anggaran yang optimal, kami berharap program-program prioritas daerah dan nasional dapat berjalan lancar, meski dana transfer pusat berkurang," kata pejabat tersebut.*
(ad)