MEDAN – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap kembali menerima bantuan bencana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Bantuan kali ini bernilai Rp600 juta, menyusul bantuan sebelumnya sebesar Rp5 miliar.
Bantuan diterima langsung oleh Sulaiman di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: Menuju Indonesia Emas 2045, Gubernur Bobby Dorong Generasi Muda Sumut Manfaatkan Peluang Industri Hilirisasi "Atas nama Pemprov dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan segera untuk masyarakat," ujarnya.
Sulaiman menjelaskan, bantuan sebelumnya telah digunakan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumut.
"Pada akhir tahun kemarin, bencana banjir dan tanah longsor melanda Sumut. Bantuan pertama dari Pemprov Kaltim sangat membantu, mengingat kondisi keuangan di akhir tahun yang agak sulit," kata Sulaiman.
Perkiraan biaya pembangunan huntap mencapai Rp60 juta per unit, belum termasuk fasilitas umum seperti air, listrik, rumah ibadah, dan tempat bermain bagi warga.
Bantuan terbaru senilai Rp600 juta dibagi rata untuk Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng), masing-masing Rp300 juta.
Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan, bantuan ini berasal dari masyarakat Kaltim, termasuk kelompok pengajian, arisan, dan donasi lainnya.
"Total bantuan Rp600 juta, diantaranya Rp300 juta untuk Tapsel dan Rp300 juta untuk Tapteng. Semoga bermanfaat dan Sumut segera pulih pascabanjir dan longsor," ujarnya.
Pertemuan ini juga dihadiri Sekdakab Tapsel Sofyan Adil, Plt Kepala BKD Tapteng Gusni Army Pasaribu, serta jajaran pimpinan OPD dari Pemprov Sumut dan Pemprov Kaltim.*