HUMBAHAS — Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama warga melakukan perbaikan abutment atau sayap jembatan sementara Aek Sipoti yang berada di Kecamatan Onan Ganjang.
Perbaikan dilakukan pada pembukaan jalan baru yang menghubungkan Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas.
Pemerintah daerah mengerahkan alat berat untuk menangani longsoran pada abutment jembatan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Baca Juga: Bupati Tapteng Hadiri Peresmian Huntara oleh Mendagri, Targetkan Agar Warga Tak Terlalu Lama Tinggal di Tenda Pengungsian Selain itu, personel dari dinas terkait bersama masyarakat Desa Batu Nagodang Siatas bergotong royong menyusun karung berisi tanah sebagai langkah darurat memperkuat struktur penahan jembatan.
Pantauan di lokasi pada Kamis, 5 Februari 2026, warga bersama petugas Satpol PP terlihat bergantian mengisi karung tanah menggunakan cangkul, kemudian menyusunnya di bagian abutment yang terdampak.
Upaya ini dilakukan agar jembatan tetap dapat dilalui masyarakat dan aktivitas warga tidak terganggu.
Kerusakan pada sayap jembatan terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Selasa, 3 Februari 2026.
Debit air Sungai Aek Sipoti meningkat dan menyebabkan abutment jembatan amblas.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung antar desa.
Sebelumnya, pada Rabu, 21 Januari 2026, jalan bukaan baru dari Desa Sampetua menuju Desa Batu Nagodang Siatas telah dapat dilalui kendaraan roda empat, termasuk melintasi jembatan Aek Sipoti.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyatakan langkah penanganan cepat dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut sembari menunggu perbaikan permanen.
Dengan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat, kondisi jembatan diharapkan tetap aman digunakan sementara waktu.