JAKARTA TIMUR — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) merefleksikan nilai-nilai luhur peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Ajakan tersebut disampaikan Munjirin saat menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan itu diikuti ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
Baca Juga: Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem dan Tawarkan Bantuan Fiktif, Pemprov Aceh Tegaskan Itu Hoaks! Mengusung tema "Isra Miraj sebagai Kompas Moral Kinerja ASN", acara tersebut menghadirkan penceramah KH M. Luthfi Zawawi.
Munjirin menilai momentum peringatan Isra Miraj yang digelar di awal tahun menjadi pengingat penting untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
"Pelaksanaan kegiatan ini sangat tepat sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai ASN maupun sebagai bagian dari masyarakat," kata Munjirin dalam sambutannya.
Menurut Munjirin, peristiwa Isra Miraj tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga mengandung nilai moral yang relevan dengan tugas ASN dan PJLP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus tercermin dalam sikap dan kinerja aparatur pemerintah.
"Salat mengajarkan kedisiplinan waktu, kejujuran, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai ini semestinya menjadi fondasi dalam bekerja dan melayani masyarakat," ujarnya.
Ia berharap penguatan nilai keagamaan dapat mendorong lahirnya ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak mulia dan berintegritas.
Dengan demikian, pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
"Dengan keimanan dan ketakwaan yang kuat, kita dapat mewujudkan aparatur yang berintegritas serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warga Jakarta Timur," ujar Munjirin.*