PRINGSEWU – Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi pondasi utama bagi kesehatan masyarakat, produktivitas keluarga, serta ketahanan sosial dan ekonomi daerah.
Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Advokasi Program Prioritas Nasional BPOM terkait Penyelarasan Program Keamanan Pangan Terpadu, yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis (5/2/2026).
Menurut Umi Laila, program prioritas nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang meliputi desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas, pembudayaan keamanan pangan di sekolah, serta penetapan Kabupaten Pangan Aman 2026, sejalan dengan visi misinya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan swasembada pangan.
Baca Juga: Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan di Air Joman, Alih Fungsi Lahan Sawit Jadi Lahan Pertanian "Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh peran aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pekon dan kelurahan, pengelola pasar, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas," ujar Wabup.
Ia menambahkan bahwa pembentukan tim dan kader keamanan pangan di pekon, pasar, dan sekolah tidak boleh bersifat formalitas semata, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang untuk memastikan setiap pangan yang dikonsumsi aman dan layak.
Kegiatan ini dihadiri Kepala BPOM Bandarlampung beserta jajaran Pemkab Pringsewu.
Dalam kesempatan tersebut, Umi Laila mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dengan BPOM dalam penyusunan standar dan tata laksana yang mudah dipahami serta diimplementasikan di lapangan.
"Advokasi ini diharapkan dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menghasilkan rencana aksi yang jelas, konkret, dan terukur. Sehingga Pringsewu dapat menjadi daerah yang menerapkan sistem keamanan pangan terpadu, dan setiap keluarga dapat mengonsumsi pangan aman, bergizi, dan berkualitas," ujarnya.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemkab Pringsewu dalam memastikan keamanan pangan menjadi pondasi bagi pembangunan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di wilayahnya.*
(ad)