SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menegaskan komitmennya dalam memperluas digitalisasi transaksi daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta evaluasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) yang dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati, Pamatang Raya, Rabu (4/2/2026).
Kepala BPKAD Simalungun, Simson Sauttua Pardomuan Tambunan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris TP2DD, menyampaikan bahwa TP2DD Kabupaten Simalungun dibentuk sesuai amanah Permendagri Nomor 56 Tahun 2021, dengan tujuan meningkatkan transparansi keuangan daerah, mengintegrasikan pengelolaan keuangan, memaksimalkan pendapatan, mendukung pembayaran digital masyarakat, dan mendorong inklusi ekonomi.
Baca Juga: Pisah Sambut Kajari Medan, Wawali Medan Tekankan Sinergi Pemkot dan Kejari dalam Pendampingan Hukum Bupati Anton menekankan pentingnya memastikan target pajak dan retribusi daerah tidak hanya tercapai secara kuantitatif, tetapi juga sesuai dengan potensi yang seharusnya.
Sistem non-tunai (cashless) menjadi fokus utama, termasuk modernisasi aplikasi pengelolaan pajak dan retribusi, serta penggunaan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) online.
Pada tahun 2026, Pemkab Simalungun berencana memperluas penggunaan Kartu Kredit Indonesia untuk pengelolaan belanja perangkat daerah.
Konsistensi Pemkab Simalungun dalam implementasi TP2DD membuahkan hasil: pada 1 Desember 2025, kabupaten ini meraih penghargaan Kabupaten Terbaik ke-3 Wilayah Sumatera dalam Championship TP2DD Tahun 2025.
Bupati Anton mengapresiasi seluruh perangkat daerah dan lembaga perbankan pendukung, termasuk Bank Indonesia Pematangsiantar dan Bank Sumut Cabang Pematang Raya.
Rakor HLM juga diwarnai dengan penandatanganan Fakta Integritas TP2DD, pembahasan Roadmap 2024-2026, penyusunan Roadmap 2027-2029, serta penyerahan penghargaan Kecamatan Terbaik dalam Pembayaran Retribusi Digital.
Juara pertama diraih Kecamatan Raya, kedua Kecamatan Pamatang Sidamanik, dan ketiga Kecamatan Raya Kahean.