SENTUL – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Karo, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Rakornas yang mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045" dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program prioritas nasional, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Baca Juga: Warga Kali Pasir Terpaksa Menyebrangi Sungai, Presiden Minta Pemprov Lampung Tindak Cepat Bupati Karo menegaskan bahwa arahan Presiden menjadi pedoman penting bagi Pemerintah Kabupaten Karo dan Forkopimda dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
"Arahan Presiden Republik Indonesia menjadi penegasan bagi pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara optimal, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karo siap bersinergi dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional," ujar Antonius Ginting.
Rakornas 2026 juga menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, yang memaparkan berbagai program strategis Presiden, termasuk kebijakan ekonomi, investasi dan energi, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, serta peran TNI, Polri, Jaksa Agung, dan KPK dalam mengawal pelaksanaan program strategis nasional.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia, serta perwakilan kementerian, lembaga, TNI, Polri, dan pejabat terkait.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terwujud sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.*
(dh)