KARO – Pemerintah Kabupaten Karo memberikan apresiasi tinggi kepada PT Indomarco Prismatama (Indomaret) atas kontribusinya dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Rakutta Berahmana Kantor Bupati Karo, Jumat (30/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., serta Kepala OPD terkait.
Sebanyak 250 keluarga di Kabupaten Karo menerima bantuan nutrisi dari Indomaret dan Vidoran.
Baca Juga: Bupati Karo Hadiri Konsultasi Publik RKPD Sumut 2027, Gubernur Bobby Tekankan Pemulihan Pascabencana Dalam sambutannya, Bupati Karo menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga dan tumbuh kembang anak.
"Bantuan ini menjadi stimulus yang sangat berarti bagi keluarga penerima manfaat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran pimpinan Indomaret atas kepedulian dan kontribusinya," ujar Bupati Antonius Ginting.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan CSR Indomaret sejalan dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2020 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha.
CSR bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga wujud nyata peran dunia usaha dalam pembangunan sosial berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bupati Karo menyebutkan Indomaret, yang memiliki 58 gerai di Karo, turut memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak reklame, parkir, retribusi sampah, PBB, dan sektor lainnya.
Tahun 2026, Pemkab Karo menargetkan PAD sebesar Rp169,5 miliar, yang diharapkan meningkat melalui kolaborasi strategis antara pemerintah dan dunia usaha.
Selain itu, Bupati mengajak Indomaret untuk mendukung Generasi Emas Kabupaten Karo 2045, khususnya melalui kontribusi di bidang pendidikan, termasuk program beasiswa bagi putra-putri terbaik daerah.
Ia juga mengimbau perusahaan untuk mendukung pelestarian budaya Karo, antara lain dengan mencantumkan aksara Karo pada papan informasi dan memberikan ruang bagi produk UMKM lokal di setiap gerai.
Bupati Antonius menutup sambutannya dengan harapan agar kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha terus diperkuat sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.